Catatan Mahasiswa: Suka Duka Kuliah di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Monday, October 09, 2017

Dulu waktu masih semangat-semangatnya milih kampus pas lulus SMA, kepengen banget masuk jurusan ekonomi murni. Pokoknya harus ekonomi murni, biar bisa jadi Ekonom Muda, seperti Bu Sri Mulyani dengan prestasi-prestasinya yang bikin berdecak kagum. Tapi apa dikata, restu kuliah di luar kota tak dapat ku kantongi 😞(langsung patah hati sepatah-patahnya).


Sampai akhirnya modal nekat, daftar SNMPTN hanya mengisi satu pilihan jurusan dan kampus, hanya satu pilihan. Keterima ya untung, nggak keterima ya udah daftar kuliah di univ swasta aja. Pasrah.... Tapi namanya rejeki emang nggak kemana, Alhamdulillah meskipun niatnya iseng alias nggak diniatin banget akhirnya keterima di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, jurusannya? AKUNTANSI! 😐 Seneng? Seneng sih, alasannya karena nggak perlu ribet ikutan SBMPTN, nggak perlu ikut-ikutan tes mandiri kampus sana-sini, jadi nggak perlu lagi belajar pelajaran yang lebih susah dari Ujian Nasional. Hehe. Udah gitu aja alasan senengnya (kayak nggak ada gregetnya ya? Pemalas).

Tapi itu dulu, pemikiran anak SMA yang baru lulus dan lagi seneng-senengnya mau kuliah. Sekarang? Lebih bersyukur karena bisa menjadi bagian dari kampus ini. Banyak cerita yang sudah dilalui untuk sampai ke tahap sekarang. Banyak perjuangan yang udah dilalui untuk bisa bertahan sampai hampir di puncak (baca: skripsi). Postingan ini bentuk dari rasa syukur karena takdir yang selama ini seakan biasa-biasa aja ternyata mempertemukanku dengan orang-orang baru yang akhirnya menjadi saudara.

Untuk adek-adek yang mungkin cari cerita atau review kuliah di UIN Maliki Malang, ah ketauan pasti lagi galau mau kuliah di UIN Maliki apa nggak? Wkwk.

Kalau ditanya, enak nggak sih kuliah di UIN Maliki Malang? Aku jawabnya tergantung yang menjalani. Selama ini aku merasa fine-fine aja, malah sudah kerasan, tapi tetep maunya lulus 8 semester aja, jangan lebih hehe. Semuanya tergantung dari bagaimana kita menjalani kuliah, bergaul dengan siapa, mengisi waktu luang dengan apa, dan kontribusi apa yang kita kasih selama kuliah (padahal penulis belum ngasih kontribusi apa-apa selama ini 😂).

Tapi ini hal-hal yang pastinya akan jadi momen paling ngangenin selama kuliah di UIN Maliki Malang:

#TINGGAL DI MAHAD
Tahun pertama sebagai mahasiswa baru UIN Maliki Malang, wajib hukumnya tinggal di mahad. Tinggal sekamar dengan 8-10 orang yang berbeda jurusan selama dua semester. Mulai dari bangun sampai tidur lihatnya wajah-wajah temen sekamar lagi, rebutan kamar mandi sampai numpang mandi ke kamar tetangga, capeknya ngeliatin temen yang tugasnya seabrek (biasanya anak saintek), sampai bingung kenapa diri sendiri kayak nggak pernah dapat tugas 😂, titip-titipan beli makan, curhat-curhatan kalau ketemu gebetan, isengin temen sekamar yang ultah, dan masih banyak lagi. Setahun itu bentar, cepet banget rasanya. Mungkin awalnya ngerasa bosen? Tapi dinikmati ajalah karena momen itu adalah salah satu momen ngangenin, serius.

Setiap pagi dari Senin-Jumat harus bangun subuh, padahal baru tidur jam 12, buru-buru ke masjid buat shalat shubuh berjamaah, seminggu dua minggu masjid pasti pada full, bahkan sampai dzikir selesai. Tapi pemandangan akan berubah di tengah semester, akan banyak manusia bergelimpangan di atas sajadah sambil nunggu dzikir selesai. Abis jamaah, kegiatan selanjutnya adalah sobahul lugho, dan taklim atau ngaji. Nah baru deh tepat jam 7 kegiatan mahad berakhir dan masing-masing bisa mempersiapkan kuliah. Di Mahad juga ada jam malam, jam 9 (putri) atau 10 (putra) tepat semua mahasantri harus sudah balik ke mahad, kalau nggak bisa kena iqob (hukuman).

Banyak banget kegiatan selama di mahad misalnya khataman akbar setiap bulan di Sport Center, Lomba Manasik Haji, dan kegiatan masing-masing mahad, jadi mahad di UIN ini terbagi mejadi 9 gedung yaitu Mahad Ummu Salamah, Mahad Khadijah Al-Qubra, Mahad Fatimah Az-zahra dan Mahad Mahad ABA (lupa kepanjangan nama siapa) di area mahad perempuan. Sedangkan Mahad Ibnu Sina, Ibnu Rusydi, Ibnu Khaldun dan 2 lainnya di area mahad laki-laki. Masing-masing area memiliki masjid, di area mahad perempuan ada Masjid Ulul Albab dan di area mahad laki-laki ada masjid At-Tarbiyah. Kampus segitu punya 2 masjid? Ini salah satu ciri khasnya 😆

#ENAKNYA KULIAH?
Kalau ditanya begini, jawabannya sama aja. Enaknya cuma jam kuliah lebih fleksibel. Nggak sepadat sekolah yang harus mulai jam 06.30 sampai jam 15.00. Nggak enaknya tugas suka datang berjamaah, dengan deadline hampir bersamaan. Disitulah kami merasa kuliah itu berat. Apalagi yang kebiasaan buruk ngerjain tugas dengan sistem kebut semalam macam saya 😜

Selama kuliah, kesuksesan kita adalah tergantung keaktifan kita juga. Kalau kita nggak aktif, kelar deh nilai bakal pas-pasan, you must be humble, SKSD sama dosen atau setidaknya melakukan hal-hal yang diinget sama dosen (nggak terasuk sering telat loh ya) itu penting, siapa tau suatu saat dipercaya dosen untuk melakukan hal-hal penting.

Banyak-banyakin ikut komunitas, kepanitiaan dan organisasi yang menurut kamu sejalan dengan passion dan tujuanmu. Tapi jangan sampai ngebela-belain jadi aktivis sampai kuliahnya keteteran, tanggung jawab kita tetep kuliah. 

Accounting Squad jaman Maba (ah aku masih untjuuu 😚)


#PERKULIAHAN PENUH BAHASA ARAB (PPBA) serius bukan ini kepanjangannya wkwk
Ini adalah perkuliahan penuh drama, coba dibayangkan kuliah mulai jam 14.00 sampai jam 20.00. Bosennya kayak apa? Apalagi yang dari TK sampai SMA sama sekali nggak pernah nyentuh yang namanya nahwu dan kawan-kawannya, jadilah pendengar yang tingkat pemahamannya ngambang.

#KRS-AN TENGAH MALAM 
Kalau yang ini mungkin sebagian besar mahasiswa ngalami, tapi pengalaman KRSan anak uin sering diliputi dengan drama juga, mulai dari sistem down sampai sistem acak-acakan. Berburu free wifi, atau rebutan koneksi wifi di depan rektorat (maba yang ngga pulang kampung nih).

#KKM
Ini adalah agenda mahasiswa semester 4 menjelang 5. Kuliah Kerja nyata berbasis Masjid. Sama seperti KKN kampus lain, hanya satu yang membedakan yaitu kita berbasis masjid, jadi kita akan bekerja sama dengan masjid setempat untuk melakukan kegiatan, jadi Islam banget kan hehehe. KKM berlangsung selama satu bulan, biasanya dilaksanakan sehabis hari raya idul fitri. Tiap kelompok terdiri dari 10-13 orang yang akan disebar di seluruh penjuru Malang Raya.

Nggak semua bisa diceritakan disini, untuk siapa pun yang kuliah di sini pasti akan punya kenangan masing-masing versi, tapi poin-poin yang aku sebutin ini pasti semua anak UIN ngalamin, dan disana pasti ada kelucuan dan segala macam peristiwa yang nggak bisa dilupain. Semangat! Skripsi! 😜

You Might Also Like

0 komentar